Postingan

TUGAS 8 - SISTEM FORENSIKA DIGITAL - C7

  TUGAS 8 1.           Nama : Annisa Febrianti Nim : 13020190401 Kelas : C7 Mata Kuliah : Sistem Forensika Digital 1.   1.  A pakah multimedia forensic sama dengan computer forensic? Jelaskan. = Pada  forensik komputer , tujuan akhirnya yaitu menemukan barang bukti digital dalam perangkat elektronik. Namun pada  forensik multimedia  tujuannya yaitu untuk mendeteksi adanya manipulasi dan mengidentifikasi scenario yang terjadi. Mengidentifikasi scenario yang terjadi disini maksudnya seperti contoh diatas, ketika ada sebuah foto digital maka akan diforensik multimedia untuk mencari foto tersebut dibuat dengan perangkat apa.            Oleh sebab itu keduanya disimpulkan tidak sama. Karena tujuan akhir dilakukannya forensik berbeda sehingga kedua hal ini tidak bisa disatukan. Dan memang, tujuan akhir forensik multimedia itu salah satunya untuk mendeteksi apakah adanya manipulasi a...

TUGAS 6 - SISTEM FORENSIKA DIGITAL - C7

  TUGAS 6 Nama : Annisa Febrianti Nim : 13020190401 Kelas : C7 Mata Kuliah : Sistem Forensika Digital 1.     Jelaskan kenapa kita harus melakukan akuisisi atau proses imaging. = Proses akuisisi dan imaging adalah hal penting dalam tahapan melakukan proses Analisa forensic. Akuisisi merupakan proses pengelolaan barang bukti digital yang terkait dengan media penyimpanan seperti harddisk, Flash Disk, CD dan lain – lain. Proses ini dilakukan untuk mengekstraksi dan menduplikasi barang bukti yang ditemukan guna sebagai objek analisis agar barang bukti yang ditemukan tidak rusak serta integritas barang bukti tetap terjaga.  2.     Jelaskan perbedaan antara proses akuisisi/imaging dengan proses copy file seperti biasanya. =  Akuisisi  merupakan proses pengelolaan barang bukti digital yang terkait dengan media penyimpanan seperti harddisk, Flash Disk, CD dan lain – lain. Proses ini dilakukan untuk mengekstraksi dan menduplikas...

TUGAS 5 - SISTEM FORENSIKA DIGITAL - C7

  TUGAS 5 Nama : Annisa Febrianti Nim : 13021090401 Kelas : C7 Mata Kuliah : Sistem Forensika Digital 1. Carilah file gambar dengan ekstensi JPG, kemudian tuliskan apa file signature. Kemudian masukkan gambar tersebut dalam sebuah text editor yakni Microsoft Word. Kemudian cek file signaturenya. Jika berbeda, maka jelaskan kenapa berbeda. File Signature : JPG FF D8 FF E0 00 10 4A 46 49 46 00 01 01 00 00 48 File Signature : JPG => .Docx 50 4B 03 04 14 00 06 00 08 00 00 00 21 00 68 C7 Kesimpulan : Dikarenakan perbedaan jenis ekstensi yang dimiliki, jika .JPG nilai hex atau magic numbernya dimulai dari FF D8 FF xx xx yang menjadi ciri khas dari ekstensi file berjenis .JPG. Sedangkan file berekstensi .Docx, magic number atau nilai hex nya selalu dimulai dari 50 4B 03 xx xx xx. Dimana selalu 3 angka pertama yang menjadi patokan untuk mengetahui jenis filenya.

TUGAS 4 - SISTEM FORENSIKA DIGITAL - 7

TUGAS 4 Nama : Annisa Febrianti Nim : 13020190401 Kelas : C7 Mata Kuliah : Sistem Forensika Digital 1. Dalam dunia digital forensic sangat penting untuk memahami file systems. Memahami file system ibarat memahami struktur tubuh dalam kedokteran forensik. Setiap sistem operasi akan memiliki karakteristik file system yang tersendiri, karena itu untuk mendalami dunia digital forensik maka salah satu acuan awalnya adalah mengidentifikasi terlebih dahulu sistem operasi yang digunakan. Berdasarkan sistem operasi tersebut maka kemudian kita mengenali bagaimana sistem file yang berlaku. 2. Bedakan karakteristik file system berikut : a. NTFS vs FAT 32 Sistem file FAT32 tidak dapat menyimpan file individual yang lebih besar dari 4 GB, sedangkan sistem file NTFS dapat. Dibandingkan dengan FAT32, sistem file NTFS memiliki utilisasi disk yang lebih tinggi dan dapat mengelola ruang disk secara lebih efektif. Kecepatan baca dan tulis NTFS juga lebih cepat daripada FAT32. b. EXT3 vs EXT4 EXT4 adal...

TUGAS 3 - SISTEM FORENSIKA DIGITAL - C7

  TUGAS 3 Nama : Annisa Febrianti Nim : 13020190401 Kelas : C7 Mata Kuliah : Sistem Forensika Digital 1. Berdasarkan Definisi Susan Brenner   a. Tokopedia Pada awal Mei 2020, platform belanja online Tokopedia dilaporkan mengalami peretasan, setelah seorang peretas mengklaim memiliki data dari 15 juta pengguna Tokopedia di dark web. Data yang diretas, seperti yang diumumkan peretas berupa nama, alamat email dan hashed password. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan kemungkinan data yang diambil adalah nama, alamat email dan nomor ponsel. Belakangan, diduga kebocoran data ini menimpa pengguna dalam jumlah yang lebih besar, sebanyak 91 juta pengguna. Tak lama setelah mengetahui kejadian tersebut, Tokopedia memberi notifikasi pada semua pengguna mereka sambal memulai penyelidikan dan memastikan akun dan transaksi di platform tersebut tetap aman.   b. Bukalapak Beberapa hari berselang, Bukalapak di kabarkan Kembali diretas, namun hal itu dibant...

TUGAS 2 - SISTEM FORENSIKA DIGITAL - C7

TUGAS 2 Nama : Annisa Febrianti Nim : 13020190401 Kelas : C7 Mata Kuliah : Sistem Forensika Digita 1. Kasus Cyber Bidang Perbankan Berupa Modus Pencurian Data Kartu Kredit Bukti Digital           Cyber Crime dalam transaksi perbankan yang menggunakan sarana internet sebagai basis transaksi adalah system layanan kartu kredit dan layanan perbankan online (online banking). Prosesnya adalah sebagai berikut pelaku carding memperoleh data kartu kredit korban secara tidak sah (illegal interception), dan kemudian menggunakan kartu kredit tersebut untuk berbelanja di toko online (forgery). Modus ini dapat terjadi akibat lemahnya system autentifikasi yang digunakan dalam memastikan identitas pemesan barang di toko online.           Adapun salah satu pasal UU ITE di Bab VII tentang Perbuatan Yang Dilarang, Pasal 31 ayat (1) dan (2) menyebutkan, “mereka yang secara sengaja dan tanpa hak melakukan penyadapan atas informasi dan/atau ...

TUGAS 1 - SISTEM FORENSIKA DIGITAL - C7

  TUGAS 1 Nama : 13020190401 Nim : 13020190401 Kelas : C7 Mata Kuliah : Sistem Forensika Digital 1.     Kasus  Cyber Crime  Bidang Perbankan Berupa Modus Pencurian Data Kartu Kredit a.     Jelaskan kronologi kasusnya =>  Berdasarkan data selama dua tahun terkahir, Subdirektorat  Cyber Crime  Bareskrim Polri telah menerima 101 laporan pencurian uang nasabah dari 35 negara dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. Modus operandi yang dilaporkan juga beragam, mulai dari penipuan penjualan barang, penipuan dengan memalsukan alamat email, penipuan lewat penanaman saham, membajak ATM nasabah hingga memanipulasi mesin ATM agar dapat dibobol.  b.     Jelaskan kapan terjadi =>  Mabes Polri merilis kerugian dari aktivitas kejahatan perbankan menyasar sistem pembayaran di Indonesia. Kerugian mencapai angka Rp. 33 miliar selama periode 2012 – 2015....